Rabu, 08 Agustus 2018

Untuk Apa Pacaran ?

Untuk Apa Pacaran ?

   Assalamu'alaikum Wr.Wb
   Hai teman - teman jumpa lagi sama saya, tulisan saya kali ini adalah tentang untuk apa pacaran ?. Boleh saya tanya sama temen - temen ?, buat apa sih temen - temen pacaran ?. Apa temen - temen takut gak dapet jodoh dari Allah, apa temen - temen ragu kalau jodoh itu udah ditentuin sama Allah. Temen - temen kalau emang begitu, itu artinya kalian udah menghina Allah, dengan kalian takut besok tidak bisa makan saja itu udah penghinaan bagi Allah. Saya tidak memungkiri bahwa saya juga pernah berpacaran. Tapi akhirnya saya itu hanya membuang - buang waktu, akhirnya saya putuskan untuk tidak lagi pacaran.
   Sering sekali saya temui status / postingan facebook orang pacaran tapi captionnya " ANA UHIBBUKA FILLAH ", subhanallah bagaimana bisa kalian sebut kemaksiatan itu sebagai cinta karena Allah. Ada argumen "kita pacaran syar'i kok" halaaah, gak ada itu pacaran syar'i,emang gimana pacaran syar'i tuh ?. Setiap ketemu bahas agama ? kenapa gk sesama jenis kita aja ?, atau setiap malam bangunin tahjud ?, kenapa gk keluarga kita aja kita bangunin ?. Ada lagi argumen " tapi kita pacaran gk ngapa - ngapain kok. Kalian sering ketemu terus gk ngapa - ngapain ? terus buat apa ketemuan ?, " ya kita cuma gandengan tangan aja jalan bareng, masih batas wajar kok ". Siapa yang mewajarkan bukan muhrim bergandengan tangan ?, jika bertemu berduaan tanpa didampingi mahram saja sudah dilarang lalu siapa yang mewajarkan bergandengan tangan ?

















   " Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk " ( QS. Al Isra 17:32 ). Dengan gambara diatas dan penjelasan disamping apa masih kurang ?. Teman - teman ayolah sudahi pacaran kalian, kalau kalian emang cinta serahkan cintamu kepada sang maha cinta. Tinggalkan sampai halal, raih kesucian cinta dengan keridhaanNya, bukan dengan jalan yang dilarangnya. Buat para wanita, jangan mau dibohongi sama rayuan manis mulut - mulut romantis. Buat kalian yang hubungannya udah lama sampe kalau kridit motor udah dapet 2, tanyain ke pasangan kalian, " kamu sayang gak sama aku, kalu sayang cepet halalin, kalau gk cepet putusin ", jangan mau diajak berdosa lama lama. Ok sekali lagi putusin atau halalin :).
   Itu saja temen - temen coretan saya hari ini sebenarnya poin utama coretan ini saya buat untuk pengingat bagi saya sendiri dan kemudian semoga daimbil manfaatnya oleh temen - temen yang membaca. Mohon maaf bila ada salah kata dan penulisan atau bahasa yang kurang baik. Pesan saya teman - temen kesempatan hidup yang kita tak tahu kapan habisnya ini, alangkah baiknya kita manfaatkan untuk memperbaiki diri, memperbaiki kualitas keimanan kita, beramal sholeh, berbuat baik dan bersedekah. Teman marilah terus berbuat kebaikan, sehingga jika suatu ketika ajal datang menjemput, kita sedang dalam berbuat kebaikan dan bukan sedang dalam berbuat kemungkaran.
   Terimakasih Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


Gambar sumber ( source ) : Google

Senin, 06 Agustus 2018

Sabar Dan Sholat Sebagai Penolong

Sabar Dan Sholat Sebagai Penolong


















    Assalamu'alaikum Wr. Wb.
    Terkadang saat kita mendapat masalah kita berfikir bahwa kita adalah manusia paling sengsara, terkadang kita juga berfikir bahwa Allah tidak sayang terhadap kita. Teman tak jarang pula saat kita dalam masalah kita terlalu bergantung kepada manusia, bahkan dalam beberapa kasus misalkan seorang ibu yang hingga memohon mohon kepada dokter untuk segera menangani anaknya yang sakit, atau seorang yang memohon - mohon kepada seorang rentenir untuk memberikannya kesmepatan lagi. Teman ketahuilah sesungguhny Allah sangat mencemburui hamba yang berharap selain kepadanya.













   Teman bukankah dalam kutipan diatas sudah cukup jelas, " Sekiranya seluruh umat berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu, mereka tak akan mampu tanpa seizin Allah, dan sekiranya seluruh umat berkumpul untuk memberikan mudhorot bagimu, mereka tak akan bisa melainkan atas izin Allah ". Lantas mengapa kita terlalu berharap kepada manusia, saya tidak mengatakan kita tidak boleh saling membantu atau meminta bantuan, tapi mintalah bantuan secukupnya saja, jangan sampai engkau meminta bantuan kepada manusia seolah - olah engkau sudah tak memiliki Tuhan.
   Teman, Allah berfirman dalam ( QS. Al - Baqarah 2 : 45-46 ) yang berbunyi ;
" Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. ". Teman sebelum kita mengeluh tentang cobaan yang mungkin kita rasa bertubi - tubi, masalah yang tak kunjung selesai yang kita alami, alangkah baiknya kita merenungkan akan kesalahan kita. Sudah benarkah sholat kita, sudah khusyuk atau belum, bagaimana sikap kita kepada mahluk Allah lainnya. Apakah kita benar - benar sudah berbuat baik ? atau kita hanya bepura - pura baik. Kawan coba fikirkan lagi, seharusnya tak hanya cobaan itu yang kita terima mengingat dosa kita yang tak terhitung, bukankah seharusnya kita patut menerima yang lebih pedih dari kita rasakan saat ini.
   Teman kesempatan hidup yang kita tak tahu kapan habisnya ini, alangkah baiknya kita manfaatkan untuk memperbaiki diri, memperbaiki kualitas keimanan kita, beramal sholeh dan bersedekah. Teman marilah terus berbuat kebaikan, sehingga jika suatu ketika ajal datang menjemput, kita sedang dalam berbuat kebaikan dan bukan sedang dalam berbuat kemungkaran. Teman sekiranya itu saja yang mampu saya tuliskan, semoga bisa menambah sedikit ilmu untuk teman - teman sekalian, terimakasih.
  Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


Gambar Source (sumber) : Google